Gelar Sholat Dhuha di Sekolah, Inovasi Kapolsek Tamalate Bangkitkan Semangat Pelajar Menjadi Pemimpin Berakhlak


 

Makassar – Kapolsek Tamalate Polrestabes Makassar, Kompol H. Muh. Thamrin, S.E., M.M., melaksanakan kegiatan Sholat Dhuha berjamaah bersama para guru dan siswa-siswi SMPN 55 Makassar, yang berlokasi di Jl. Andi Paturingi Timbuseng, Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Selasa pagi (24/02/2026).

Kegiatan tersebut turut didampingi Panit 1 Unit Binmas Ipda Arwin Saleh, S.H., M.H., serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Barombong Aiptu Arman Rasak. Sholat Dhuha berjamaah diikuti oleh para guru dan ratusan siswa-siswi sebagai bagian dari pembinaan karakter berbasis keagamaan di lingkungan sekolah.

Program ini merupakan bagian dari implementasi Program Presisi serta inovasi Polsek Tamalate dalam menjalin sinergitas antara Polri dan pihak sekolah, khususnya dalam pembinaan pelajar tingkat sekolah menengah.

Usai pelaksanaan Sholat Dhuha, Kapolsek Tamalate yang didampingi Kepala SMPN 55 Makassar, Misbahuddin, S.Pd., M.Pd., memberikan tausiah sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada para guru dan siswa. Dalam arahannya, Kapolsek menekankan pentingnya keselamatan berlalu lintas, bijak dalam menggunakan internet, serta menjauhi bahaya penyalahgunaan narkoba.

Kompol H. Muh. Thamrin menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan inovasi rutin Polsek Tamalate yang dilaksanakan secara berkelanjutan di sekolah-sekolah wilayah hukumnya.

“Ini merupakan kegiatan awal kami dalam menjalin sinergitas dengan pihak sekolah sekaligus memberikan pembinaan kepada para pelajar. Alhamdulillah, kami juga dapat melaksanakan Sholat Dhuha berjamaah bersama para siswa,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan Sholat Dhuha berjamaah ini dapat menjadi inspirasi bagi para siswa untuk membiasakan diri melaksanakan ibadah sunnah lainnya serta membangun semangat dalam melakukan perbuatan positif.

Kapolsek menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polsek Tamalate terhadap generasi muda sebagai harapan dan penerus bangsa. Menurutnya, pembinaan mental, moral, dan spiritual sejak dini sangat penting guna membentuk generasi yang berakhlak dan siap menjadi pemimpin di masa depan.

“Nasib bangsa ke depan ditentukan oleh kondisi mental, moral, dan spiritual generasi penerusnya. Karena itu, pembinaan karakter harus dimulai sejak dini,” pungkas Kompol H. Muh. Thamrin.

 

Lebih baru Lebih lama