Makassar – Dalam rangka mendukung
terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang
kondusif di lingkungan pendidikan, Kanit Binmas Polsek Manggala Iptu H. Hamsir,
S.Psi didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Bangkala Aiptu Hasbullah, S.H., M.H.,
M.Si, memberikan penyuluhan dan edukasi kamtibmas kepada para peserta Masa
Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 19 Makassar, Jalan Tamangapa Raya
III, Kelurahan Bangkala, Kecamatan Manggala, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polsek
Manggala dalam melakukan pembinaan dan pencegahan sejak dini terhadap berbagai
bentuk kenakalan remaja yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban, baik di
lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.
Dalam penyampaiannya, Iptu H. Hamsir menekankan pentingnya
membangun karakter disiplin, menjunjung tinggi etika, serta menjauhi segala
bentuk perilaku negatif yang dapat merugikan masa depan pelajar. Para siswa
diimbau untuk tidak terlibat dalam aksi perundungan (bullying), tawuran,
penyalahgunaan narkoba, maupun aktivitas kelompok geng motor yang belakangan
menjadi perhatian bersama.
Menurutnya, masa remaja merupakan fase yang sangat rentan
terhadap pengaruh lingkungan sehingga diperlukan kesadaran dan pengawasan
bersama dari pihak sekolah, orang tua, dan aparat kepolisian guna membentuk
generasi muda yang berkarakter dan taat hukum.
“Pelajar harus fokus menuntut ilmu, menjaga nama baik
sekolah, menghormati guru dan orang tua serta memilih pergaulan yang positif.
Jangan sampai terpengaruh oleh ajakan yang mengarah pada tindakan melanggar
hukum,” pesan Iptu H. Hamsir kepada para siswa.
Sementara itu, Aiptu Hasbullah mengajak para pelajar untuk
menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing dengan berani menolak dan
melaporkan setiap bentuk tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan serta
kenyamanan di sekolah.
Melalui kegiatan edukasi kamtibmas dalam rangka MPLS ini,
Polsek Manggala berharap para siswa baru dapat memahami pentingnya menjaga
keamanan, membangun budaya saling menghormati, serta terhindar dari berbagai
pengaruh negatif yang dapat menghambat masa depan mereka.
Kegiatan berlangsung dengan antusias dan interaktif,
ditandai dengan berbagai pertanyaan dari siswa terkait pergaulan remaja, bahaya
geng motor, serta langkah-langkah menjaga keamanan di lingkungan sekolah dan
masyarakat.
