Makassar – Polrestabes Makassar kembali menggelar program Ngopi Kamtibmas sebagai upaya memperkuat kemitraan antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Kegiatan yang mengusung tema “Mari Kita Wujudkan Situasi Kamtibmas yang Aman dan Kondusif” ini berlangsung di Kelurahan Rappocini, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Kamis (16/7/2026) malam.
Kegiatan Ngopi Kamtibmas dihadiri Wakapolrestabes Makassar AKBP Andi Erma Suryono, S.H., S.I.K., M.M. serta dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), pejabat utama Polrestabes Makassar, personel Polsek Rappocini, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta para Ketua RT dan RW.
Dalam sambutannya, AKBP Andi Erma Suryono menegaskan bahwa Ngopi Kamtibmas merupakan program rutin Polrestabes Makassar yang bertujuan membangun komunikasi yang lebih dekat antara kepolisian dan masyarakat.
“Ngopi Kamtibmas menjadi wadah bagi kami untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat,” ujar AKBP Andi Erma.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolrestabes mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi tindak kriminal, khususnya pencurian kendaraan bermotor. Warga diingatkan untuk tidak meninggalkan kunci pada kendaraan serta kembali mengaktifkan ronda malam dan Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) sebagai langkah preventif.
Selain itu, masyarakat juga diajak lebih bijak dalam menggunakan media sosial dengan tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Menurutnya, penyebaran berita bohong atau hoaks dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat dan berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum.
AKBP Andi Erma juga menaruh perhatian terhadap ancaman penyalahgunaan narkoba yang kini semakin berkembang melalui berbagai modus, termasuk transaksi berbasis daring. Ia mengajak para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, khususnya dalam penggunaan telepon genggam dan media sosial, serta memperkuat pendidikan agama dan pembinaan karakter sejak dini.
“Peran keluarga sangat penting dalam mencegah anak-anak terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba maupun kenakalan remaja. Pengawasan orang tua menjadi benteng pertama untuk melindungi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat memanfaatkan layanan Call Center 110 maupun berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas apabila menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.
“Informasi sekecil apa pun dari masyarakat sangat berarti bagi kami untuk melakukan langkah pencegahan dan penanganan secara cepat. Sinergi yang baik antara masyarakat dan kepolisian menjadi kunci terciptanya lingkungan yang aman,” tambahnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi dialog interaktif. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi, masukan, serta persoalan kamtibmas yang terjadi di lingkungan mereka.
Seluruh masukan mendapat tanggapan langsung dari pihak kepolisian sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui program Ngopi Kamtibmas, Polrestabes Makassar berharap hubungan kemitraan antara Polri, pemerintah, dan masyarakat semakin erat sehingga upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Makassar dapat terus terpelihara secara bersama-sama.
