Makassar – Polrestabes Makassar menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 H/2026 bertempat di Aula Mappaoddang Polrestabes Makassar, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, SH., SIK., M.Si. bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kota Besar Makassar Ny. Emma Arya Perdana. Turut hadir para Kapolsek jajaran Polrestabes Makassar, personel Polrestabes Makassar, Bhayangkari Cabang Kota Besar Makassar, serta anak dari panti asuhan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kapolrestabes Makassar serta penyampaian hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW oleh Ustadz H. Aprianto, S.H.I., M.M.
Dalam sambutannya, Kombes Pol Arya Perdana peringatan Maulid Nabi mengingat kembali keteladanan Rasulullah SAW dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri.
“Maulid Nabi kita peringati setiap tahun untuk mengingat hari lahir Nabi Muhammad SAW. Kita selalu mengingat dan meneladani Nabi kita Muhammad SAW. Tentunya ini berguna bagi kita semua, khususnya anggota Polri dalam berperilaku dan bersikap dalam bertugas di lapangan,” ujar Kombes Pol Arya Perdana.
Kapolrestabes Makassar juga mengajak seluruh personel untuk menjadikan peringatan Maulid sebagai momentum memperkuat doa dan kebersamaan, khususnya dalam menjaga keamanan Kota Makassar.
“Berkaitan dengan itu pula, kami mohon doanya. Mengingat setahun lalu ada kejadian yang kurang baik di Kota Makassar, semoga hal tersebut tidak terulang dan Kota Makassar senantiasa diberikan keamanan serta kondusif,” ungkapnya.
Sementara itu, dalam hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW, Ustadz H. Aprianto, S.H.I, M.M menyampaikan pentingnya menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia mengajak seluruh yang hadir tidak hanya memperbanyak pujian kepada Rasulullah SAW, tetapi juga menerapkan nilai-nilai keteladanan beliau dalam kehidupan, terutama sifat jujur, amanah, sabar, disiplin, dan bertanggung jawab.
“Melalui peringatan Maulid ini, marilah kita tidak hanya memperbanyak pujian kepada Rasulullah SAW, tetapi juga berusaha menerapkan nilai-nilai keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Ustadz H. Aprianto.
Menurutnya, peringatan Maulid Nabi juga dapat menjadi momentum untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat persaudaraan, menjaga persatuan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa. Seluruh rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan.
