Makassar – Polsek Rappocini Polrestabes
Makassar kembali merespons cepat terhadap setiap aduan masyarakat. Pada Sabtu
(1/8/2026), personel Polsek Rappocini mengamankan sekelompok lelaki yang
kedapatan menggelar pesta minuman keras (miras) tradisional jenis ballo di
Jalan Faisal, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar.
Penindakan
tersebut dilakukan setelah pihak kepolisian menerima laporan dari warga yang
merasa terganggu dengan aktivitas kelompok tersebut karena dinilai berpotensi
mengganggu keamanan, ketertiban, dan kenyamanan warga sekitar.
Menindaklanjuti
laporan tersebut, atas arahan Kapolsek Rappocini KOMPOL Ismail, S.E., M.M.,
personel Unit Resmob Polsek Rappocini bersama personel piket fungsi yang
dipimpin Panit 1 Opsnal IPDA Suprianto langsung bergerak menuju lokasi untuk
melakukan pengecekan dan penindakan.
Setibanya di
lokasi, petugas mendapati sejumlah lelaki sedang mengonsumsi minuman keras
tradisional jenis ballo. Personel kemudian mengamankan seluruh
orang yang berada di lokasi beserta barang bukti berupa minuman keras tersebut
untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas.
Selanjutnya,
seluruh orang yang diamankan bersama barang bukti dibawa ke Mapolsek Rappocini
guna menjalani pendataan dan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya yang
dapat mengganggu ketertiban umum.
Kapolsek
Rappocini KOMPOL Ismail, S.E., M.M. menegaskan bahwa jajarannya akan terus
merespons setiap laporan masyarakat dengan cepat sebagai bentuk komitmen Polri
dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek
Rappocini.
“Setiap laporan
dari masyarakat akan kami tindak lanjuti secara cepat, profesional, dan
humanis. Kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk pelayanan untuk
menciptakan rasa aman serta mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini,”
tegas KOMPOL Ismail.
Ia juga
mengimbau masyarakat agar terus berperan aktif menjaga keamanan dengan segera
melaporkan setiap aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
“Kami mengajak
seluruh masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan informasi apabila menemukan
adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban. Sinergi
antara Polri dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan situasi yang aman
dan kondusif,” tambahnya.
