Makassar – Keributan terjadi di Jalan AMD Borong Jambu, tepatnya di
depan Pasar Jongkok, Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar,
Senin (5/10/2026) sekitar pukul 23.45 WITA. Peristiwa tersebut mengakibatkan
dua orang mengalami luka akibat serangan senjata tajam dan busur, sementara
satu unit sepeda motor dibakar.
Mendapat
informasi mengenai kejadian tersebut, personel Polsek Manggala segera bergerak
menuju lokasi kejadian. Setibanya di tempat, petugas mendapati satu unit sepeda
motor Honda CRF warna hitam dalam kondisi terbakar. Personel kemudian melakukan
upaya pemadaman serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar
lokasi.
Dalam
kejadian tersebut, dua orang menjadi korban. Korban pertama berinisial MMI
(17), seorang pelajar asal Kecamatan Rappocini, yang menjalani perawatan di
RSUD Daya Makassar. Korban mengalami luka akibat tertancap busur pada bagian
leher, paha dan kaki, serta luka sabetan senjata tajam pada bagian punggung.
Korban
kedua berinisial FAI (23), seorang pengemudi ojek online (ojol) asal Kecamatan
Manggala, yang mendapatkan perawatan di RS Muhammadiyah. Korban mengalami luka
akibat senjata tajam pada bagian tangan kiri dan kaki kanan. Sementara itu,
satu unit sepeda motor Honda CRF warna hitam diketahui dibakar oleh pelaku
dalam peristiwa tersebut.
Berdasarkan
keterangan salah seorang saksi yang merupakan teman korban, berinisial RAD,
sebelum kejadian dirinya bersama beberapa temannya sempat mengonsumsi minuman
keras. RAD kemudian keluar dengan meminjam sepeda motor milik temannya untuk
membeli makanan. Saat kembali dan melintas di Jalan AMD Borong Jambu, dirinya
diduga dihadang sejumlah warga menggunakan bambu karena menggeber sepeda motor.
Menindaklanjuti
kejadian tersebut, personel gabungan bersama Unit Opsnal Polsek Manggala
melakukan penyisiran di sejumlah lokasi, mulai dari sekitar Jalan AMD Borong
Jambu hingga kawasan Jalan Nipa-Nipa. Dalam kegiatan tersebut, petugas
mengamankan beberapa pemuda yang diduga berkaitan dengan kejadian.
Salah
satu yang diamankan yakni MNK (15), seorang pelajar asal Kecamatan Manggala. Ia
diamankan di Jalan Nipa-Nipa dan petugas menemukan dua buah busur atau anak
panah serta tiga buah pangka/pelontar yang berada di dalam tas. Selain itu, petugas
juga mengamankan MFK (16), seorang pelajar asal Kecamatan Manggala yang
diketahui sebagai joki sepeda motor.
Kapolsek
Manggala, Kompol Semuel To’Longan, S.H., M.H., M.Si., membenarkan adanya
kejadian tersebut. Menurutnya, keributan diduga berkaitan dengan kejadian
sebelumnya antara kelompok remaja Nipa-Nipa dan kelompok warga di sekitar Pasar
Jongkok yang kemudian berkembang menjadi aksi saling serang menggunakan senjata
tajam dan busur.
“Untuk
motif dan pihak-pihak yang terlibat masih kami lakukan pendalaman. Kami akan
menindak tegas setiap pelaku yang terbukti terlibat dalam kejadian ini sesuai
dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Kapolsek Manggala.
Polsek
Manggala bersama personel gabungan saat ini masih melakukan pendalaman dan
penyelidikan terhadap kejadian tersebut, termasuk mengidentifikasi pihak-pihak
yang terlibat serta mengantisipasi terjadinya aksi lanjutan yang dapat
mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah tersebut.
