MAKASSAR – Kapolda Sulawesi
Selatan Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin, S.I.K., M.H., didampingi sejumlah
Pejabat Utama (PJU) Polda Sulsel, kembali menyapa masyarakat melalui kegiatan
Subuh Keliling. Kali ini, kegiatan berlangsung di Masjid Nurul Hidayah, Jalan
Kandea 3 Poros, Kelurahan Bunga Eja Beru, Kecamatan Tallo, Makassar, Sabtu
(31/10/2026).
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Subuh berjamaah
bersama masyarakat dan dilanjutkan dengan dialog santai antara Kapolda Sulsel
dan para jamaah. Suasana penuh keakraban tersebut menjadi ruang silaturahmi
sekaligus kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, masukan,
maupun berbagai persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban
masyarakat (kamtibmas).
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sulsel mengajak seluruh
elemen masyarakat untuk mengambil bagian dalam menjaga keamanan lingkungan
masing-masing. Menurutnya, terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif
bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan kepedulian
serta peran aktif seluruh lapisan masyarakat.
Kapolda juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu
melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui atau melihat adanya potensi
gangguan keamanan, seperti perkelahian, peredaran narkoba, hingga aktivitas
penipuan online atau yang dikenal dengan istilah passobis.
“Kalau masyarakat melihat atau mengetahui adanya
perkelahian, dugaan transaksi narkoba, aktivitas passobis, maupun hal-hal lain
yang berpotensi mengganggu keamanan, segera laporkan kepada kepolisian. Kita
sudah memiliki layanan Call Center Polri 110 yang dapat dimanfaatkan masyarakat
untuk menghubungi kepolisian kapan saja ketika membutuhkan bantuan,” ujar
Kapolda.
Ia menegaskan, layanan Call Center 110 merupakan salah satu
bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan
responsif kepada masyarakat. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak hanya
menjadi penonton ketika melihat adanya gangguan kamtibmas, tetapi turut
berperan memberikan informasi kepada kepolisian.
Lebih lanjut, Kapolda Sulsel menekankan bahwa kegiatan
Subuh Keliling merupakan bagian dari implementasi program Kapolri, “Polisi
Bersama Masyarakat”, yang mengedepankan kedekatan, komunikasi, dan kolaborasi
antara Polri dengan masyarakat.
Melalui pendekatan humanis dan kegiatan keagamaan, Polri
ingin hadir tidak hanya ketika terjadi persoalan, tetapi juga menjadi bagian
dari kehidupan masyarakat, membangun kepercayaan, serta memperkuat kebersamaan
dalam menjaga lingkungan.
Dalam dialog tersebut, salah seorang warga turut
menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian atas upaya pemberantasan
peredaran narkoba. Warga berharap langkah-langkah penindakan dan pencegahan
terhadap penyalahgunaan serta peredaran narkotika terus ditingkatkan demi
menjaga lingkungan masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Kapolda menegaskan bahwa
pemberantasan narkoba membutuhkan dukungan dan keberanian masyarakat untuk
memberikan informasi kepada kepolisian. Sinergi antara aparat penegak hukum,
tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga menjadi faktor penting dalam memutus
mata rantai peredaran narkoba.
Melalui kegiatan Subuh Keliling, Kapolda Sulsel berharap
hubungan antara Polri dan masyarakat semakin dekat, sehingga terbangun
komunikasi yang terbuka, rasa saling percaya, serta kepedulian bersama terhadap
keamanan lingkungan.
