Makassar – Ratusan warga Kelurahan
Bitoa, Kecamatan Manggala, menggelar aksi unjuk rasa secara damai di depan
Markas Polda Sulawesi Selatan, Rabu (07/01/2025). Aksi tersebut dilakukan
sebagai bentuk penyampaian aspirasi warga terkait persoalan sengketa lahan yang
terjadi di wilayah Manggala.
Dalam aksinya, warga meminta agar Polda Sulawesi Selatan
mengambil alih penanganan kasus sengketa lahan yang saat ini tengah ditangani
oleh Polrestabes Makassar. Warga berharap adanya penanganan yang transparan dan
berkeadilan atas permasalahan yang telah berlangsung cukup lama tersebut.
Aksi unjuk rasa ini mendapat pengawalan dan pengamanan dari
personel gabungan Polsek Biringkanaya dan Samapta Polda Sulsel. Pengamanan
dipimpin langsung oleh Kapolsek Biringkanaya, AKP Andik Wahyu, yang sejak awal
mengedepankan pendekatan humanis dengan menemui langsung massa aksi.
AKP Andik Wahyu terlihat berdialog secara terbuka dengan
perwakilan warga, mendengarkan keluhan, serta menampung aspirasi yang
disampaikan. Pendekatan persuasif tersebut dilakukan agar penyampaian pendapat
di muka umum dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
“Kami menerima dan menghormati aspirasi masyarakat.
Personel di lapangan kami arahkan untuk mengedepankan pendekatan dialog,
sehingga warga merasa didengar dan situasi tetap kondusif,” ungkap AKP Andik
Wahyu.
Ia menambahkan, pihak kepolisian terus berupaya melakukan
pendekatan kepada masyarakat agar penyampaian aspirasi dilakukan secara damai
tanpa tindakan anarkis. Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban merupakan
tanggung jawab bersama antara aparat dan masyarakat.
Dengan komunikasi yang baik dan sikap saling menghormati,
aksi unjuk rasa tersebut dapat berlangsung tertib dan aman hingga selesai.
Warga pun menyampaikan aspirasinya dengan lancar, sementara aparat kepolisian
tetap menjalankan tugas pengamanan secara profesional dan humanis.
Pendekatan dialogis yang dilakukan kepolisian ini
diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat serta menciptakan suasana
yang kondusif dalam setiap penyampaian aspirasi di wilayah hukum Polda Sulawesi
Selatan.
