MAKASSAR —
Polsek Mamajang Polrestabes Makassar meningkatkan patroli pemantauan wilayah
dan aktivitas masyarakat sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan
ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Patroli tersebut
dilaksanakan pada Minggu (20/9/2026), mulai pukul 16.00 WITA hingga selesai,
dengan menyasar sejumlah lokasi yang menjadi titik aktivitas masyarakat serta
kawasan yang dinilai rawan terjadinya gangguan kamtibmas.
Dalam kegiatan
tersebut, personel Polsek Mamajang menyusuri sejumlah ruas jalan, di antaranya
Jalan Lanto Dg. Pasewang, Jalan Binatang-Binatang, Jalan Veteran Selatan,
Perlimaan Baeng-Baeng, Jalan Dr. Ratulangi, Jalan Kakatua, Jalan Cendrawasih
dan Jalan Tanjung-Tanjung.
Petugas juga melakukan
pemantauan di sejumlah tempat yang menjadi pusat aktivitas warga, seperti
warung kopi, kafe, toko, rumah kos, wisma, rumah makan, serta lokasi yang kerap
menjadi tempat berkumpulnya masyarakat.
Selain itu, patroli
diarahkan ke sejumlah ruas jalan dan lokasi yang dianggap rawan tindak pidana
3C, yakni pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan dan pencurian
kendaraan bermotor.
Kapolsek Mamajang AKP
Tri Husada Wahyu A., S.T., mengatakan patroli dilakukan sebagai upaya mencegah
potensi gangguan keamanan sekaligus memastikan aktivitas masyarakat berlangsung
aman dan tertib.
“Patroli ini merupakan
langkah preventif untuk memantau situasi wilayah dan aktivitas masyarakat. Kami
menyasar tempat-tempat yang menjadi pusat berkumpulnya warga serta lokasi yang
dianggap rawan gangguan kamtibmas,” ujar AKP Tri Husada.
Dalam pelaksanaannya,
personel juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada kepolisian
apabila mengetahui adanya kejadian atau potensi gangguan keamanan di lingkungan
masing-masing.
“Kami mengajak
masyarakat tidak ragu menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila terjadi
gangguan kamtibmas. Warga dapat menghubungi Polsek Mamajang melalui call center
0852 5550 2010,” jelasnya.
Kapolsek juga
mengingatkan pentingnya mengaktifkan kembali kegiatan pengamanan swakarsa di
lingkungan masing-masing. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi bagian
penting dalam menciptakan lingkungan yang aman.
Patroli juga
dilaksanakan pada waktu dan lokasi yang dinilai rawan sebagai bentuk kehadiran
polisi di tengah masyarakat. Personel melakukan pemantauan sekaligus memberikan
imbauan kamtibmas kepada warga yang ditemui selama kegiatan berlangsung.
