MAKASSAR — Seorang pria berinisial M.S (20) diamankan aparat kepolisian setelah kedapatan membawa sekitar 55 liter minuman keras (miras) jenis ballo menggunakan sepeda motor. Pelaku diketahui membawa miras tersebut dari Dusun Mandengeng, Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa, menuju Kota Makassar.
Pelaku dicegat dan diamankan oleh
petugas Polsek Tamalate saat
melintas di atas Jembatan Barombong,
Jalan Metro Tanjung Bunga, Kelurahan Tanjung Merdeka, Kecamatan Tamalate,
pada Minggu petang (28/12/2025).
Penangkapan tersebut dilakukan saat
polisi menggelar patroli pengamanan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Kapolsek Tamalate Polrestabes
Makassar, Kompol H. Muh. Thamrin, S.E.,
M.M, mengungkapkan bahwa petugas menemukan satu karung berisi miras
tradisional jenis ballo yang dibawa pelaku.
“Petugas menemukan satu karung
berisi sekitar 55 liter miras jenis ballo yang dibawa pelaku dari arah Dusun
Mandengeng, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa,” ujar Kompol H. Muh. Thamrin
dalam keterangannya, Senin (29/12/2025).
Ia menegaskan bahwa pihaknya akan
terus menggencarkan Operasi Kegiatan
Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) menjelang Nataru guna menjaga situasi
keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
“Operasi ini kami laksanakan untuk
meminimalisir gangguan kamtibmas akibat peredaran miras,” jelasnya.
Menurutnya, peredaran miras menjadi
salah satu pemicu utama terjadinya tindak kriminal dan konflik sosial di
masyarakat. Oleh karena itu, pihak kepolisian tidak akan memberikan ruang bagi
pelanggaran yang berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan warga.
Selain miras, Polsek Tamalate juga
memberi perhatian serius terhadap penggunaan petasan yang kerap disalahgunakan
dan memicu aksi tawuran.
“Banyak keluhan masyarakat terkait
suara petasan yang kerap dijadikan alat tawuran, sehingga ini menjadi atensi
serius kami,” tambahnya.
Kapolsek Tamalate turut mengimbau
masyarakat agar berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan segera
melaporkan aktivitas mencurigakan di wilayah masing-masing.
“Dengan digencarkannya Ops KRYD,
kami berharap perayaan Nataru 2025/2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan
kondusif,” tutup Kompol H. Muh. Thamrin.
