Makassar – Pemerintah Kota Makassar bersama Polrestabes Makassar menggelar Apel gabungan Kesiapan Pengamanan dalam rangka pergantian malam Tahun Baru 2025–2026 di Jalan Balaikota Makassar, Rabu sore (31/12/2025).
Apel kesiapan tersebut dipimpin oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, S.H., dan Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, S.I.K., M.Si. Kegiatan ini melibatkan ribuan personel gabungan dari berbagai unsur pengamanan.
Sebanyak 1.244 personel disiagakan, terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Pemadam Kebakaran, Basarnas, serta unsur terkait lainnya. Mereka akan ditempatkan di sejumlah titik guna memastikan keamanan dan ketertiban selama malam pergantian tahun.
Dalam arahannya, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana menegaskan pentingnya kewaspadaan seluruh personel mengingat malam tahun baru merupakan agenda nasional rutin yang berdampak pada meningkatnya aktivitas masyarakat.
“Ini agenda nasional yang rutin dilaksanakan setiap tahun dan tentunya berdampak pada meningkatnya mobilitas serta aktivitas masyarakat di daerah,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa koordinasi lintas instansi menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama perayaan malam tahun baru.
“Kita mengapelkan kurang lebih 1.244 personel gabungan, mulai dari TNI, Polri, Damkar, Dishub, Basarnas, Satpol PP, dan seluruh unsur yang terlibat,” jelasnya.
Sementara itu, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan agar pergantian tahun dapat berjalan tanpa insiden.
“Bersama-sama kita memastikan proses pergantian tahun ini bisa berjalan dengan baik tanpa ada insiden apa pun,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar merayakan malam tahun baru secara sederhana dan tidak berlebihan.
“Kami berharap proses pergantian tahun diselenggarakan dengan sederhana, jangan terlalu berlebihan,” tuturnya.
Lebih lanjut, Munafri yang akrab disapa Appi mengajak masyarakat untuk mengedepankan rasa empati terhadap korban bencana dan tragedi yang terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia.
“Selain rasa empati kepada saudara-saudara kita yang ada di Sumatra, kami berharap malam pergantian tahun ini lebih banyak diisi dengan kegiatan-kegiatan keagamaan,” ungkapnya.
“Berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, mudah-mudahan tahun depan bisa lebih baik daripada tahun sekarang,” tutupnya.
