MAKASSAR – Sebuah insiden yang berpotensi berkembang menjadi konflik besar antar kelompok pemuda berhasil dicegah berkat kesigapan Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, S.I.K., M.Si, di Kelurahan Maricaya Baru, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Rabu malam (14/01/2025).
Peristiwa tersebut dipicu oleh aksi pelemparan petasan yang dilakukan sekelompok pemuda dari kawasan Jalan Veteran Selatan ke arah lorong permukiman di sisi lain Jalan Rappocini Raya. Aksi tersebut memicu ketegangan lantaran petasan hampir mengenai warga yang sedang berkumpul di depan lorong, termasuk ibu-ibu.
Dalam waktu singkat, situasi memanas. Kedua kelompok pemuda mulai berkumpul, saling adu mulut, dan melontarkan ancaman. Kondisi semakin kompleks saat sejumlah orang tua pemuda datang ke lokasi karena khawatir akan keselamatan anak-anak mereka.
Beruntung, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana yang melintas melihat langsung kejadian tersebut dan segera berhenti untuk menenangkan situasi. Dengan pendekatan persuasif, Kapolrestabes turun langsung ke tengah warga dan pemuda, mengimbau agar semua pihak menahan diri dan tidak terpancing emosi.
Tidak lama berselang, personel Tim Jatanras Polrestabes Makassar dipimpi Kasat Reskrim AKBP Devi Sujana, Kapolsek Mamajang Kompol Mustari Alam, Camat Mamajang Andi Irdan, serta Ketua RW 03 RT 01 Kelurahan Maricaya Baru turut hadir untuk membantu pengamanan dan mediasi.
“Tadi pas lewat ada petasan, sempat ribut, tapi ini bisa kita cegah. Kami imbau warga untuk kembali masuk ke rumah masing-masing agar situasi kondusif,” ujar Kombes Pol Arya Perdana di lokasi kejadian.
Kapolrestabes menyebut bahwa peristiwa tersebut bukan merupakan konflik yang berkelanjutan dan tidak ada korban dalam insiden tersebut.
“Tidak ada rentetan kejadian sebelumnya. Ini murni karena petasan. Saat itu ada juga ibu-ibu yang sedang berkumpul, namun tidak ada korban,” jelasnya.
Berkat respons cepat dan kehadiran langsung Kapolrestabes Makassar di lapangan, potensi bentrokan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat berhasil diredam. Situasi di lokasi pun kembali aman dan kondusif.
