Makassar – Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si. melaksanakan kegiatan Ngopi Kamtibmas di Posko Recover Mandala, Jalan Inspeksi Kanal No. 24, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Rabu malam (14/01/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kapolrestabes Makassar didampingi Kabag Log Polrestabes Makassar AKBP Muh. Haris Welong, S.Pd., Kasat Binmas AKBP Darwis, S.E., M.H., Kasat Lantas AKBP Hj. Andi Husnaeni, S.Sos., M.Si., Kasat Reskrim AKBP Devi Sudjana, S.H., S.I.K., M.H., Kasat Samapta Kompol Justian, S.H., S.I.K., M.I.K., Kasi Propam Kompol Ramli, S.Sos., Kasiwas Kompol Sarman, S.H., serta Kasi Humas Kompol Wahiduddin.
Turut hadir Danramil 1408-06 Mamajang Mayor Arh. H. Jamaluddin, S.E., M.Pd., Kapolsek Mamajang Kompol Mustari Alam, S.Sos., Camat Mamajang Andi Irdan Pandita, S.STP., M.Si., serta Lurah Mandala Asrawati, S.Sos.
Sebelum penyampaian sambutan, kegiatan diawali dengan penandatanganan surat pernyataan oleh sejumlah remaja yang sebelumnya terlibat perang kelompok, disaksikan langsung oleh Kapolrestabes Makassar serta didampingi orang tua masing-masing maupun ketua RT dan RW.
Dalam sambutannya, Kombes Pol Arya Perdana menyampaikan rasa syukur atas situasi kamtibmas di Kecamatan Mamajang yang saat ini terpantau kondusif. Ia menjelaskan bahwa kegiatan Ngopi Kamtibmas merupakan sarana silaturahmi sekaligus dialog dua arah antara kepolisian dan masyarakat guna menyerap aspirasi serta mengetahui langsung permasalahan yang terjadi di tengah warga.
“Tadi kita menyaksikan penandatanganan surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan perang kelompok. Apabila pelaku mengulangi perbuatan tersebut, maka kepolisian tidak dapat menerbitkan SKCK,” tegasnya.
Kapolrestabes Makassar juga menekankan bahwa jumlah personel Polri di Kota Makassar masih terbatas, sehingga diperlukan dukungan dari RT dan RW sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan lingkungan. Ia menyatakan sangat mendukung pemilihan RT dan RW secara langsung oleh warga, karena dinilai dapat mempererat kedekatan dan kepedulian terhadap lingkungan.
Lebih lanjut, Kombes Pol Arya Perdana mengingatkan bahwa kejahatan dapat terjadi karena kurangnya kepedulian sosial. Ia juga menanggapi maraknya peredaran narkoba yang kini dilakukan melalui media sosial dengan sistem tempel, sehingga membutuhkan peran aktif masyarakat dalam pengawasan.
“Tawuran sering berawal dari persoalan kecil, seperti kumpul-kumpul dan konsumsi minuman keras. RT dan RW harus berani menegur. Jika mendapat ancaman, segera laporkan kepada Kapolsek atau petugas kepolisian,” ujarnya.
Pada sesi tanya jawab, Ketua RT 03/RW 04 Kelurahan Mandala, Ahmad Marjusi, mengusulkan agar dilakukan penyuluhan kepada warga terkait literasi, narkoba, dan kekerasan dengan melibatkan anak-anak dan orang tua. Menanggapi hal tersebut, Kapolrestabes Makassar menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan penyuluhan yang melibatkan keluarga agar pesan yang disampaikan lebih efektif.
Sesi dialog juga diwarnai pertanyaan dari seorang anak bernama Raihan (10 tahun) yang bercita-cita menjadi anggota Polri. Kapolrestabes Makassar memotivasi dengan memanggil Raihan duduk di sampingnya sambil menyampaikan bahwa untuk menjadi polisi cukup dengan belajar sungguh-sungguh hingga SMA, menjaga kesehatan fisik, serta menjauhi tawuran dan perilaku negatif.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata dari Kapolrestabes Makassar kepada Lurah Mandala, didampingi Danramil, Kapolsek, dan Camat Mamajang. Acara ditutup dengan doa dan foto bersama, dan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
