Lewat Ngopi Kamtibmas, Kapolrestabes Makassar Dorong Sinergi Polisi dan Masyarakat


 Makassar – Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si., menggelar kegiatan Ngopi Kamtibmas bersama warga di Kantor Lurah Manuruki, Kompleks BTN Tabaria, Kelurahan Manuruki, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Kamis malam (8/1/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek Tamalate Kompol H. Muh. Thamrin, S.E., M.M., Camat Tamalate H. Emil Yudiyanto Tajuddin, S.E., M.Si., Danramil Tamalate Mayor Inf. Ramli Parri, Wakasat Resnarkoba Polrestabes Makassar Kompol Syamsul P., S.H., Lurah Manuruki Edwin Fahreza, S.IP., Ketua FKPM Kecamatan Tamalate H. Arifin Kulle, S.E., serta para tokoh masyarakat, ketua RT/RW, dan anggota FKPM Polsek Tamalate.

Sebelum mendengarkan masukan dari warga, Kombes Pol Arya Perdana menyampaikan bahwa kegiatan Ngopi Kamtibmas merupakan program Polrestabes Makassar yang telah berjalan lebih dari satu tahun sebagai upaya membangun kerja sama dengan masyarakat dalam menekan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Ngopi Kamtibmas ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Kami tidak bisa bekerja sendiri, peran masyarakat sangat dibutuhkan,” ujar Kombes Pol Arya Perdana.

Ia menjelaskan bahwa  wilayah Polrestabes Makassar memiliki 12 kecamatan, sehingga sinergi antara kepolisian, pemerintah setempat, serta masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan. Peran ketua RT dan RW juga dinilai sangat penting dalam mengendalikan situasi kamtibmas di wilayah masing-masing.

Kapolrestabes juga menyinggung peristiwa yang terjadi di wilayah Tallo beberapa waktu lalu, yang bermula dari gesekan antarremaja hingga berkembang menjadi konflik kelompok menggunakan petasan dan panah busur, bahkan mengakibatkan korban jiwa serta pembakaran rumah warga.

“Anak-anak remaja membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari orang tua. Jangan sampai kurangnya perhatian membuat mereka terjerumus ke dalam pergaulan yang salah dan berujung pada tindakan kriminal,” tegasnya.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan antarwarga, khususnya dengan tetangga, serta kepedulian terhadap orang asing yang masuk ke lingkungan sekitar. Menurutnya, keberanian menegur dan kepedulian sosial dapat meminimalisir terjadinya tindak kejahatan.

“Kejahatan terjadi karena ada niat dan kesempatan. Ketua RT/RW diharapkan berperan aktif mengawasi lingkungan agar potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini,” tambahnya.

Kombes Pol Arya Perdana juga menegaskan bahwa institusi Polri tidak luput dari kekurangan. Ia membuka ruang kritik dan saran dari masyarakat, termasuk apabila menemukan oknum anggota Polri yang berperilaku tidak baik atau tidak memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Penilaian terhadap Polri datang dari masyarakat. Kami selalu menekankan kepada anggota agar melayani masyarakat dengan ikhlas, rendah hati, dan profesional,” ujarnya.

Dalam sesi tanya jawab yang berlangsung santai sambil menikmati kopi, warga menyampaikan sejumlah aspirasi, khususnya terkait potensi gangguan kamtibmas di wilayah perbatasan menjelang bulan Ramadan, seperti tawuran, balapan liar, serta peredaran narkoba. Warga juga berharap adanya pengadaan CCTV untuk meningkatkan pengawasan.

Menanggapi hal tersebut, Kapolrestabes Makassar menyambut baik usulan pemasangan CCTV karena dinilai sangat membantu kepolisian dalam mengungkap berbagai tindak kejahatan, termasuk balapan liar dan penggunaan panah busur.

Kegiatan Ngopi Kamtibmas kemudian ditutup dengan pemberian cendera mata dan foto bersama, berlangsung dalam suasana aman, akrab, dan penuh kebersamaan.

Lebih baru Lebih lama