Polsek Makassar Apel Kebangsaan Damaikan Konflik Antarwarga Barana dan Macigus

 


Makassar – Melalui Apel Kebangsaan, Kepolisian Sektor (Polsek) Makassar, Polrestabes Makassar, berhasil mendamaikan konflik yang terjadi hampir sepekan antara kelompok pemuda Kelurahan Barana dan kelompok pemuda Kelurahan Maccini Gusung (Macigus), Kecamatan Makassar, Kamis (12/02/2026).

Kegiatan yang dipimpin oleh Kapolsek Makassar, Kompol Mustari, S.H., M.M., tersebut berlangsung di lapangan apel Mapolsek Makassar, Jalan Kerung-Kerung, Kelurahan Maccini Gusung, Kecamatan Makassar. Apel kebangsaan ini turut dihadiri oleh Lurah Barana, Lurah Maccini Gusung, personil Polsek Makassar para Ketua RW/RT dari kedua wilayah, serta para pemuda yang sempat bertikai dengan didampingi orang tua masing-masing.

Apel Kebangsaan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan arahan dari Kapolsek Makassar sekaligus penandatanganan surat pernyataan damai oleh kedua kelompok pemuda yang disaksikan pemerintah setempat dan para orang tua.

Dalam arahannya, Kompol Mustari menekankan kepada para pemuda agar tidak lagi terlibat dalam perkelahian kelompok. Selain dapat merugikan diri sendiri, aksi tersebut juga berpotensi mengganggu ketenteraman masyarakat sekitar.

“Tawuran hanya akan menimbulkan kerugian, baik bagi diri sendiri maupun terhadap ketenteraman warga setempat,” tegasnya.

Ia juga berharap melalui Apel Kebangsaan tersebut, kedua kelompok yang bertikai dapat benar-benar berdamai dengan dilandasi rasa kebangsaan.

“Melalui apel kebangsaan ini, kami berharap kedua kelompok dapat berdamai dengan penuh rasa kebangsaan. Mari bersatu dan bahu-membahu menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujarnya.

Di akhir arahannya, Kompol Mustari mengajak para orang tua untuk senantiasa menjaga dan mengawasi anak-anaknya agar terhindar dari pergaulan yang dapat merusak masa depan.

“Peran orang tua sangat penting dalam tumbuh kembang anak. Kami berharap para orang tua dapat terus menjaga dan mengawasi anak-anaknya agar tidak terjerumus dalam pergaulan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” harap Kompol Mustari.

Lebih baru Lebih lama