MAKASSAR – Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Pejabat Utama (PJU) Polrestabes Makassar melaksanakan Shalat Subuh berjamaah di Masjid Al Abrar, Jalan Sultan Alauddin, Kelurahan Pa’baeng-baeng, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan Safari Subuh tersebut merupakan wujud implementasi program prioritas Kapolri dengan semangat “Polisi Bersama Masyarakat”. Melalui kegiatan ini, Polri berupaya mempererat silaturahmi, menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta menyerap aspirasi warga secara langsung.
Kapolrestabes Makassar mengatakan, kegiatan Subuh Keliling telah lama dilaksanakan oleh Polrestabes Makassar. Namun, sesuai dengan program Kapolri, kegiatan tersebut kini rutin dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia setiap hari Sabtu.
“Kegiatan Subuh Keliling ini dari dulu dilaksanakan Polrestabes Makassar, tetapi sesuai program Bapak Kapolri yang baru, kegiatan ini rutin dilaksanakan serentak seluruh Indonesia setiap hari Sabtu,” ujar Kombes Pol Arya Perdana.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolrestabes Makassar juga menyampaikan pesan keagamaan mengenai keutamaan Shalat Subuh berjamaah di masjid. Ia mengajak masyarakat untuk membiasakan diri melaksanakan ibadah berjamaah sekaligus mengajak anak-anak agar tumbuh dalam lingkungan yang positif dan religius.
Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang meramaikan masjid, terutama bersama anak-anak dan generasi muda, diharapkan dapat membantu menekan angka kriminalitas serta mencegah terjadinya tawuran antarremaja.
“Kenapa saya sampaikan fadilah Shalat Subuh ini? Saya ingin agar kita banyak shalat di masjid. Semakin banyak orang yang shalat berjamaah di masjid, apalagi mengajak anak-anak kita, semakin turun kriminalitas. Ini sudah terbukti di beberapa kecamatan yang sebelumnya sering terjadi tawuran menjadi tidak lagi tawuran,” ungkapnya.
Kapolrestabes Makassar juga menyoroti perkembangan situasi kamtibmas di Kota Makassar. Ia menyampaikan bahwa setelah sempat mengalami penurunan dalam beberapa bulan sebelumnya, gangguan kamtibmas, khususnya tawuran, kembali menunjukkan peningkatan pada bulan ini.
Ia mengungkapkan bahwa jajaran kepolisian hampir setiap malam mengamankan sejumlah remaja yang diduga terlibat dalam aksi tawuran. Jumlahnya bervariasi, mulai dari empat hingga 20 orang, dengan rentang usia rata-rata 12 hingga 17 tahun.
Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi perhatian bersama, terutama terkait pentingnya pengawasan dan perhatian orang tua terhadap pergaulan anak-anak mereka.
Karena itu, Kapolrestabes Makassar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengambil peran aktif dalam mencegah kenakalan remaja dan tindak kriminalitas. Orang tua diharapkan lebih memperhatikan aktivitas anak, mengenali lingkungan pergaulannya, serta memberikan bimbingan dan pengawasan yang memadai.
“Mari kita bersama-sama mengingatkan, membimbing, dan memberikan perhatian kepada anak-anak kita agar tidak terlibat dalam tindak kriminalitas,” ajaknya.
Melalui Safari Subuh ini, Polrestabes Makassar berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Partisipasi warga dinilai penting untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta melindungi generasi muda dari pengaruh negatif yang dapat berujung pada tindakan melanggar hukum.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan bincang santai sambil menikmati makanan dan minuman yang disediakan pengurus masjid. Dalam suasana penuh keakraban tersebut, warga menyampaikan berbagai masukan, saran, dan keluhan secara langsung kepada Kapolrestabes Makassar.
Melalui dialog tersebut, Polri menegaskan untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi warga, serta memperkuat kerja sama dalam mewujudkan Kota Makassar yang aman, tertib, dan kondusif.
