Makassar – Personel Polsek Tamalate Polrestabes Makassar bersama Tim SAR gabungan, BPBD Kota Makassar, Damkar, dan Basarnas berhasil mengevakuasi korban tenggelam di Pantai Wisata Bosowa, Jalan Metro Tanjung Bunga, Kelurahan Tanjung Merdeka, Kecamatan Tamalate, Senin siang (02/02/2026).
Personel piket fungsi Polsek Tamalate yang dipimpin oleh Kanit
Binmas Polsek Tamalate, Iptu Fendy Sjahril, selaku Perwira Pengawas (Pawas),
didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjung Merdeka Aiptu Muh. Yusuf Abidin,
bersama Tim SAR dan BPBD Kota Makassar, menemukan sesosok korban laki-laki
dewasa mengapung di perairan sekitar bibir pantai wisata Bosowa.
Korban diketahui bernama Anto (35), seorang wiraswasta,
beralamat di Jalan Bontoduri 7, Kelurahan Bontoduri, Kecamatan Tamalate, Kota
Makassar.
Berdasarkan keterangan saksi, Lahamuddin dan Ansar, yang
merupakan rekan korban, kejadian bermula saat mereka berjalan di atas tanggul
batu pemecah ombak dengan tujuan memasang pukat ikan. Namun secara tiba-tiba
korban terpeleset dan jatuh ke laut.
“Kami sempat berusaha menolong korban, namun karena angin
kencang dan ombak besar, korban terseret ke area yang tidak bisa dijangkau,”
ujar salah satu saksi.
Kedua saksi kemudian meminta bantuan kepada pengunjung dan
petugas penjaga Pantai Bosowa. Upaya pertolongan sempat dilakukan menggunakan
pelampung ban dalam bekas, namun tidak membuahkan hasil. Selanjutnya kejadian
tersebut dilaporkan ke Polsek Tamalate.
Tak lama kemudian, personel Polsek Tamalate bersama Tim SAR
gabungan, BPBD, Damkar, dan Basarnas tiba di lokasi kejadian dan langsung
melakukan pencarian. Korban akhirnya ditemukan oleh Tim SAR gabungan dalam
keadaan meninggal dunia.
“Korban berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan dan
selanjutnya dilakukan proses evakuasi,” kata Iptu Fendy Sjahril.
Sementara itu, Kapolsek Tamalate, Kompol H. Muh. Thamrin,
S.E., M.M., mengimbau seluruh pengunjung Pantai Wisata Bosowa serta nelayan
agar selalu waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di laut.
“Kami mengingatkan masyarakat agar memastikan kondisi cuaca
aman sebelum beraktivitas di laut, melengkapi diri dengan alat keselamatan
seperti pelampung, serta memastikan kondisi perahu atau kapal dalam keadaan
layak. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegas Kapolsek.
Ia juga mengajak masyarakat untuk segera berkoordinasi
dengan pihak kepolisian setempat apabila terjadi gangguan keamanan maupun
kondisi darurat di wilayah perairan.
